Product Updates

Ini Dia Cara Tepat untuk Mengelola Keuangan Usaha Anda!

Team Xfers
February 21, 2022

Bagaimana cara mengelola keuangan usaha? Salah satu hal penting dalam menjalankan suatu usaha adalah keuangan. Sehingga apabila  pengelolaan keuangan suatu usaha buruk, tidak jarang akan berimbas pada kelancaran usaha. Untuk itu, Anda perlu tahu cara mengelola keuangan usaha yang baik. Mari pelajari bersama kiatnya dalam pembahasan kali ini!

Pentingnya Mengelola Keuangan dalam Usaha

Penting bagi seorang pemilik usaha untuk mengetahui cara mengelola keuangan usahanya. Sebab, keuangan sangat memengaruhi kelangsungan hidup sebuah usaha. Semakin baik pengelolaan Anda, maka usaha pun akan tetap awet. Sebaliknya, keuangan yang dikelola dengan asal akan mengakibatkan usaha cepat gulung tikar.

Memiliki kemampuan mengelola keuangan yang baik tentunya bisa membantu Anda dalam mengontrol pengeluaran agar tidak berlebihan. Sebab, Anda menjadi lebih paham ke mana saja dana usaha Anda alokasikan dan pencatatannya membantu Anda dalam mengambil keputusan di masa yang akan datang.

Bukan hanya itu, dengan memahami cara mengelola keuangan usaha, Anda juga bisa memaksimalkan keuntungan. Ini karena pengelolaan keuangan akan membantu Anda mencapai target usaha dengan efisien. Anda bisa tahu mana saja bagian yang bisa dipertahankan karena untung dan bagian yang harus diubah karena rugi.

Cara Mengelola Keuangan Usaha

Nah, cara mengelola keuangan usaha sendiri tidak ada rumus pastinya. Sebab, masing-masing jenis usaha pasti punya dinamikanya sendiri. Meski begitu, Anda bisa mempelajari garis besarnya dalam poin-poin di bawah ini.

1. Buat anggaran yang jelas secara berkala

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuat anggaran. Jika Anda baru merintis usaha, buatlah anggaran belanja yang jelas dan terperinci. Namun, bila Anda sudah terjun menjalankan bisnis, pastikan pembuatan anggaran dilakukan berkala. Dengan membuat anggaran belanja yang rinci, Anda bisa membuat estimasi pengeluaran. Cara ini juga bisa membantu Anda agar terhindar dari risiko mengeluarkan uang untuk hal-hal yang sebenarnya tidak diperlukan.

2. Perhatikan aset usaha

Selanjutnya, jangan lupa untuk menghitung aset usaha yang Anda miliki. Selain aset, perhatikan juga modal serta utang piutang usaha. Hal ini dikarenakan  terkadang, nominal yang tercantum pada saldo kas tidak bisa menjadi tolak ukur pasti untuk menghitung modal Anda. Ada kalanya saldo kas juga memuat utang yang harus dibayarkan.

Dalam beberapa kasus lain, terkadang modal juga lebih besar karena saldo kas belum memuat aset tidak lancar. Sehingga, langkah ini akan membantu Anda dalam mengambil keputusan usaha seperti saat Anda ingin membeli perlengkapan untuk meningkatkan produksi.

3. Siapkan dana darurat

Cara mengelola keuangan usaha juga mencakup dana darurat. Selalu ingat kata pepatah bahwa roda selalu berputar, kadang di atas dan kadang di bawah. Hal ini juga berlaku saat menjalankan sebuah usaha. Tidak selamanya usaha yang dijalankan akan mulus, pasti ada masa-masa usaha menjadi lesu dan tak mencapai target awal.

Sebagai langkah antisipasi, pastikan usaha Anda memiliki dana darurat dengan perhitungan yang disesuaikan dengan bisnis yang Anda jalankan. Dengan adanya dana darurat, maka usaha bisa tetap berjalan meski mungkin lajunya tidak seperti saat kondisi normal. Dana darurat untuk usaha tidak selalu berbentuk uang tunai. Meski begitu, usahakan dana yang Anda miliki memiliki likuiditas tinggi sehingga mudah dicairkan dengan cepat.

4. Investasikan laba

Usaha Anda berjalan lancar sehingga mendatangkan laba atau keuntungan dalam jumlah besar? Kelola laba tersebut dengan bijak. Alih-alih menggunakan laba untuk keperluan pribadi yang sebenarnya tidak terlalu penting, Anda bisa berinvestasi.

Investasi laba bisa mendatangkan keuntungan yang lebih besar lagi untuk Anda. Dengan catatan, instrumen investasi yang Anda pilih memiliki risiko kecil (low risk). Hindari memilih instrumen investasi dengan risiko besar (high risk), terutama jika Anda belum terlalu paham cara kerjanya. Investasi berisiko besar memang sering mendatangkan keuntungan besar (high return), namun kemungkinan untuk merugi pun juga tak kalah tinggi.

5. Gunakan jasa payment solution

Cara terakhir mengelola keuangan usaha adalah memperhatikan laporan keuangan serta arus kas secara berkala. Dengan rutin mengecek laporan keuangan dan arus kas, Anda bisa tahu bagaimana alur keluar-masuknya uang dalam usaha.

Namun, Anda merasa kesulitan untuk melacak transaksi yang dijadikan dasar penyusunan laporan keuangan? Tidak ada salahnya jika Anda memanfaatkan bantuan teknologi payment solution seperti Xfers. Lewat payment solution, setiap transaksi yang terjadi dalam usaha Anda akan tercatat otomatis.


Dari sini, bisa disimpulkan bahwa mengelola keuangan sangat memengaruhi kelangsungan usaha, ya. Dengan memahami cara mengelola keuangan usaha yang baik, maka usaha Anda pun akan bertahan lama.

Selain menerapkan cara mengelola keuangan usaha yang telah dibahas di sini, jangan lupa juga untuk menggunakan layanan payment solution dari Xfers. Payment solution dari Xfers akan memudahkan Anda dalam melacak tiap transaksi yang terjadi, karena akan tercatat secara otomatis pada dashboard. Yuk, klik di sini untuk mulai gunakan payment solution dari Xfers!

Ready to get started?
Onboard your business with us today!