SYARAT DAN KETENTUAN UMUM LAYANAN XFERS

Terakhir diperbarui pada 8 Februari 2022


A. Syarat dan Ketentuan Umum ini adalah kesepakatan antara KLIEN dan PT Inklusi Keuangan Nusantara (“PERUSAHAAN”). KLIEN memahami bahwa Xfers adalah salah satu dari nama merek yang digunakan PERUSAHAAN untuk menyediakan layanan kepada kliennya, termasuk untuk menyediakan Layanan Xfers (sebagaimana didefinisikan dibawah ini). KLIEN menyatakan telah membaca dan memahami seluruh Syarat dan Ketentuan Umum Layanan Xfers ini termasuk segala lampiran, perubahan dan tambahan-tambahannya (“Syarat dan Ketentuan Umum”) dan akan mematuhi semua syarat dan ketentuan yang tercantum dalam Surat Perjanjian Harga yang telah ditandatangani oleh KLIEN, termasuk segala lampiran, perubahan dan tambahan-tambahannya dari waktu ke waktu (“Perjanjian”) serta Syarat dan Ketentuan Umum ini berlaku sebagaimana Layanan Xfers yang digunakan oleh KLIEN yang tercantum dalam Perjanjian. Dalam Syarat dan Ketentuan Umum ini, XFERS dan KLIEN secara bersama-sama disebut sebagai PARA PIHAK dan sendiri-sendiri disebut sebagai suatu PIHAK.


B. PERUSAHAAN atas diskresinya sendiri berhak untuk mengubah atau menambahkan Syarat dan Ketentuan (dengan tunduk pada hukum dan Pasal 5 Syarat dan Ketentuan Umum ini)dari waktu ke waktu, dengan menyampaikan pemberitahuan kepada KLIEN melalui surat elektronik, memposting Syarat dan Ketentuan Umum ini secara berkala pada website PERUSAHAAN, atau dengan cara tertulis lainnya. KLIEN memahami kewajiban KLIEN untuk melakukan review secara berkala kepada website PERUSAHAAN sehubungan dengan Syarat dan Ketentuan Umum ini. Penggunaan KLIEN secara berkelanjutan atas Layanan Xfers setelah perubahan, tambahan, dan modifikasi lainnya dari Syarat dan Ketentuan, dan tidak adanya pemberitahuan tertulis kepada kepada PERUSAHAAN untuk mengakhiri Layanan Xfers merupakan persetujuan KLIEN atas perubahan, tambahan dan modifikasi atas Syarat dan Ketentuan Umum.


C. Syarat dan Ketentuan Umum ini merupakan satu dokumen yang tidak terpisahkan dari Perjanjian dan tidak dapat ditafsirkan secara terpisah, kecuali jika telah ditetapkan secara khusus berdasarkan Perjanjian dan/atau Syarat dan Ketentuan Umum ini. 


D. Kecuali konteksnya menentukan lain, referensi dalam Syarat dan Ketentuan Umum terhadap Perjanjian atau instrumen hukum lain (selain undang-undang atau peraturan perundang-undangan) harus dianggap sebagai referensi terhadap Perjanjian atau instrument hukum tersebut sebagaimana diubah, divariasikan, dikonsolidasikan, ditambah, disubstitusikan, diganti atau ditetapkan dari waktu ke waktu


1. DEFINISI DAN INTERPRETASI 

1. Kecuali secara tegas dinyatakan lain atau konteksnya menentukan lain, setiap istilah dalam Perjanjian ini yang diawali dengan huruf kapital di bawah ini memiliki arti sebagai berikut:

Aktivitas-Aktivitas Terlarang” adalah aktivitas-aktivitas yang diuraikan dalam Pasal 7 Perjanjian ini. 


Biaya Layanan” berarti sejumlah biaya yang wajib dibayarkan oleh KLIEN kepada PERUSAHAAN untuk setiap Transaksi Berhasil sebagaimana disepakati di dalam Lampiran 2 Perjanjian.


Cadangan” berarti persentase dana di Rekening KLIEN (didefiniskan di bawah ini) yang kami tahan untuk melindungi terhadap risiko Reversal (didefiniskan di bawah ini), Chargeback (didefiniskan di bawah ini), klaim atau tanggung jawab apa pun lainnya yang terkait dengan Rekening KLIEN dan/atau penggunaan Layanan Xfers.


Chargeback” berarti permohonan yang diajukan oleh pengguna secara langsung kepada banknya untuk membatalkan suatu pembayaran. 


Dana” berarti sejumlah uang yang ditentukan oleh KLIEN untuk ditransfer sebagaimana tercantum dalam Perintah Pengiriman Dana. 


Dana Dari Pihak Ketiga” berarti sejumlah uang yang diterima dari Pengirim sebagaimana tercantum dalam Perintah Penerimaan Dana. 


Hari Kalender” berarti semua hari mulai dari hari Senin sampai dengan Hari Minggu, termasuk hari libur nasional.


Hari Kerja” berarti hari (tidak termasuk hari Sabtu, Minggu dan hari libur nasional) di mana bank-bank di DKI Jakarta menyelenggarakan kegiatan kliring berdasarkan peraturan atau penetapan Bank Indonesia.


Layanan Penerimaan Dana (Xfers Accept)” berarti layanan pentransferan atau pemindahan Dana Dari Pihak Ketiga di wilayah Negara Republik Indonesia (domestic) yang disediakan oleh PERUSAHAAN kepada KLIEN yang diselenggarakan melalui serangkaian kegiatan yang dimulai dari Perintah Penerimaan Dana dari KLIEN sampai dengan diterimanya Dana Dari Pihak Ketiga pada Rekening KLIEN atau rekening tampungan KLIEN pada Rekening PERUSAHAAN.


Layanan Penerimaan Dana Tunai” berarti layanan penerimaan dana tunai di wilayah Negara Republik Indonesia (domestic) melalui Mitra Xfers (didefinisikan di bawah ini) yang disediakan oleh PERUSAHAAN kepada KLIEN yang diselenggarakan melalui serangkaian kegiatan yang dimulai dari Perintah Penerimaan Dana dari KLIEN sampai dengan diterimanya Dana secara tunai melalui Mitra Xfers.


Layanan Pengiriman Dana Melalui Dashboard (Xfers Dash)” berarti layanan pengiriman dana berdasarkan Layanan Pengiriman Dana (Xfers Send) tanpa menggunakan integrasi API.


Layanan Pengiriman Dana (Xfers Send)” berarti layanan pentransferan atau pemindahan Dana yang disediakan oleh PERUSAHAAN kepada KLIEN yang diselenggarakan melalui serangkaian kegiatan yang dimulai dari Perintah Pengiriman Dana dari KLIEN, termasuk Layanan Pengiriman Dana Melalui Dashboard (Xfers Dash)sampai dengan diterimanya Dana pada rekening Penerima di wilayah Negara Republik Indonesia (domestik).


Layanan Pengiriman Dana Tunai” berarti layanan pengiriman dana tunai melalui Mitra Xfers yang disediakan oleh PERUSAHAAN kepada KLIEN yang diselenggarakan melalui serangkaian kegiatan yang dimulai dari Perintah Pengiriman Dana dari KLIEN, sampai dengan diterimanya Dana secara tunai melalui Mitra Xfers pada rekening Penerima di wilayah Negara Republik Indonesia (domestik). 


Layanan Xfers” berarti Layanan Xfers Yang Dipilih yang dapat terdiri dari Layanan Penerimaan Dana (Xfers Accept), Layanan Penerimaan Dana Tunai, Layanan Pengiriman Dana (Xfers Send), dan/atau Layanan Pengiriman Dana Tunai sebagaimana ditentukan untuk digunakan oleh KLIEN sebagaimana ditentukan di dalam Perjanjian. 


Mitra Xfers” berarti mitra jaringan keagenan yang telah bekerja sama dengan PERUSAHAAN dan dapat digunakan oleh pengguna KLIEN untuk melakukan transaksi terkait Layanan Penarikan Uang Tunai dan Layanan Pembayaran Uang Tunai.


Penerima” berarti pihak yang disebut dalam Perintah Pengiriman Dana untuk menerima Dana hasil Layanan Pengiriman Dana.


Pengirim” berarti pihak yang disebut dalam Perintah Penerimaan Dana yang akan mengirim sejumlah uang kepada KLIEN.


Perintah Penerimaan Dana” berarti perintah yang diberikan oleh KLIEN kepada PERUSAHAAN untuk menerima Dana Dari Pihak Ketiga, melalui pentransferan atau pemindahan, kepada KLIEN baik secara manual pada dashboard yang disediakan oleh PERUSAHAAN, dengan mengunggah excel file dalam format CSV pada dashboard yang disediakan oleh PERUSAHAAN, dan/atau melalui API PARA PIHAK yang terintegrasi,dengan ketentuan bahwa jumlah uang yang diinformasikan akan disetor oleh Pengirim sesuai dengan jumlah Dana Dari Pihak Ketiga.


Perintah Pengiriman Dana” berarti perintah yang diberikan oleh KLIEN kepada PERUSAHAAN untuk mentransfer atau memindahkan sejumlah Dana kepada Penerima, baik secara manual pada dashboard yang disediakan oleh PERUSAHAAN, dengan mengunggah excel file dalam format CSV pada dashboard yang disediakan oleh PERUSAHAAN, dan/atau melalui API PARA PIHAK yang terintegrasi, dengan ketentuan bahwa seluruh Dana dan Biaya Layanan telah ditransfer oleh KLIEN ke Rekening PERUSAHAAN.


Rekening KLIEN” berarti rekening Bank yang ditentukan oleh KLIEN untuk kepentingan pelaksanaan Perjanjian ini yang dapat berubah sebagaimana diberitahukan secara tertulis dari waktu ke waktu oleh KLIEN kepada PERUSAHAAN, yang pada Tanggal Berlaku adalah sebagaimana disampaikan pada Perjanjian. 


Rekening PERUSAHAAN” berarti rekening Bank yang ditentukan oleh PERUSAHAAN untuk kepentingan pelaksanaan Layanan Xfers yang dapat berubah dari waktu ke waktu sebagaimana ditampilkan pada sistem elektronik PERUSAHAAN pada saat KLIEN membuat Perintah Pengiriman Dana.


Reversal” berarti PERUSAHAAN mengembalikan pembayaran/transfer yang KLIEN telah terima karena (a) pembayaran/transfer tersebut dibatalkan oleh bank pengirim

(b) pembayaran/transfer tersebut terkirim kepada KLIEN karena kesalahan PERUSAHAAN, perusahaan induk, anak perusahaan, afiliasinya, atau setiap anak perusahaan langsung PERUSAHAAN

(c) pengirim pembayaran/pihak yang melakukan transfer tidak memiliki izin untuk mengirim pembayaran (contohnya: pengirim menggunakan rekening curian)

(d) pengirim pembayaran/pihak yang melakukan transfer melakukan kekeliruan dengan mengirim banyak pembayaran/melakukan banyak transfer, atau kesalahan nyata atau jelas lainnya

(e) KLIEN menerima pembayaran/transfer untuk kegiatan-kegiatan yang melanggar Perjanjian ini, atau setiap kebijakan atau pengaturan lainnya, atau 

(f) PERUSAHAAN telah menetapkan klaim terhadap KLIEN.


Transaksi Berhasil” berarti Transaksi Berhasil Sehubungan Dengan Layanan Penerimaan Dana dan/atau Transaksi Berhasil Sehubungan Dengan Layanan Pengiriman Dana.


Transaksi Berhasil Sehubungan Dengan Layanan Penerimaan Dana” berarti setiap Layanan Penerimaan Dana yang berhasil dilakukan oleh PERUSAHAAN menurut syarat dan ketentuan Perjanjian ini, yang dibuktikan dengan diterimanya Dana Dari Pihak Ketiga pada Rekening KLIEN yang dapat dibuktikan dengan data mutasi rekening bank atau diterimanya Dana Dari Pihak Ketiga pada rekening tampungan KLIEN pada Rekening PERUSAHAAN yang dapat dibuktikan dengan telah diterima Dana Dari Pihak Ketiga tersebut pada Rekening PERUSAHAAN.


Transaksi Berhasil Sehubungan Dengan Layanan Pengiriman Dana” berarti setiap Layanan Pengiriman Dana yang telah berhasil dilakukan oleh PERUSAHAAN menurut syarat dan ketentuan Perjanjian ini, yang dibuktikan dengan diterimanya Dana pada rekening Penerima yang dapat dibuktikan dengan data mutasi rekening bank Penerima atau Rekening PERUSAHAAN. 


2. Kecuali diatur lain secara tegas atau konteksnya dengan tegas menentukan lain, dalam Syarat dan Ketentuan Umum ini: 

a. rujukan terhadap bentuk tunggal mencakup bentuk jamak (dan sebaliknya);

b. rujukan terhadap “Pihak” adalah pihak di dalam Syarat dan Ketentuan Umum ini, dan mencakup pula rujukan terhadap pihak penerusnya dan penerima hak atau penerima pengalihannya yang diizinkan;

c. rujukan terhadap suatu Pasal atau Lampiran merupakan rujukan terhadap Pasal dari Syarat dan Ketentuan Umum ini atau Lampiran pada Syarat dan Ketentuan Umum ini;

d. rujukan terhadap suatu undang-undang, ketentuan atau peraturan mencakup pula rujukan terhadap undang-undang, ketentuan atau peraturan tersebut sebagaimana diamendemen, diubah, digantikan atau diberlakukan kembali, sebagaimana diberlakukan dari waktu ke waktu; 

e. rujukan terhadap suatu dokumen, perjanjian (termasuk Perjanjian dan Syarat dan Ketentuan Umum ini), atau suatu ketentuan dari suatu dokumen atau perjanjian mencakup perubahan, penggantian, novasi, dan tambahan atas dokumen, perjanjian, atau ketentuan tersebut dari waktu ke waktu;

f. rujukan terhadap setiap perjanjian meliputi setiap janji, pernyataan, akta, perjanjian, kesepakatan, pemahaman, dan/atau instruksi, baik tertulis ataupun tidak tertulis; 

g. rujukan terhadap rekening meliputi semua rekening pengganti atas rekening tersebut;

h. bilamana kata “mencakup” atau “termasuk” digunakan dalam Syarat dan Ketentuan Umum ini, maka kata-kata itu dianggap diikuti dengan kata “tidak terbatas pada”; 

i. judul dalam Syarat dan Ketentuan Umum ini, termasuk judul suatu Pasal atau ayat, adalah untuk kemudahan rujukan semata dan dalam hal apapun tidak berpengaruh dalam menafsirkan atau menginterpretasikan (isi atau substansi dari) Syarat dan Ketentuan Umum ini.


2. RUANG LINGKUP PERJANJIAN 

KLIEN dengan ini menunjuk PERUSAHAAN untuk menyediakan Layanan Xfers melalui jaringan PERUSAHAAN, dan PERUSAHAAN dengan ini menerima penunjukan tersebut sesuai dengan syarat dan ketentuan yang diatur dalam Perjanjian ini dan Syarat dan Ketentuan Umum ini.


3. HAK DAN KEWAJIBAN KLIEN

1. Tanpa mengesampingkan kewajiban-kewajiban KLIEN lainnya berdasarkan Perjanjian dan Syarat dan Ketentuan Umum ini, KLIEN wajib untuk:

a. menaati segala ketentuan dalam Perjanjian dan Syarat dan Ketentuan Umum ini dan ketentuan lainnya yang akan ditentukan kemudian oleh PERUSAHAAN sehubungan dengan Layanan Xfers sebagaimana diatur dalam Pendahuluan B Syarat dan Ketentuan Umum ini; 

b. melakukan pembayaran Biaya Layanan kepada PERUSAHAAN untuk setiap Transaksi Berhasil sesuai dengan ketentuan dan mekanisme sebagaimana diatur dalam Pasal 5 Syarat dan Ketentuan Umum ini; 

c. melakukan pengiriman atau penyetoran Dana kepada PERUSAHAAN sesuai dengan total nominal Dana dan Biaya Layanan yang tertera pada Perintah Pengiriman Dana dari KLIEN;

d. memastikan Pengirim mengirimkan Dana Dari Pihak Ketiga sesuai dengan total nominal Dana Dari Pihak Ketigayang tertera pada Perintah Penerimaan Dana;

e. melakukan konfirmasi kepada PERUSAHAAN melalui mekanisme yang ditentukan dari waktu ke waktu oleh PERUSAHAAN, termasuk surat elektronik (e-mail), mengenai bank yang digunakan oleh KLIEN dan bank tujuan KLIEN pada setiap transaksi yang akan dilakukan; 

f. memastikan dan menjamin kebenaran dan kelengkapan semua data dan informasi yang diberikan atau tertera pada setiap Perintah Pengiriman Dana. 

g. sebagaimana dipersyaratkan oleh Bank Indonesia, KLIEN wajib untuk menyediakan akses kepada Bank Indonesia, institusi, atau otoritas terkait lainnya, termasuk namun tidak terbatas pada institusi atau otoritas terkait aktivitas anti pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme, untuk melakukan pengecekan terhadap data, informasi, infrastruktur dan hal lainnya yang terkait dengan penyelenggaraan aktivitas sistem pembayaran oleh PERUSAHAAN.

h. memastikan dan menjamin untuk mematuhi seluruh peraturan, hukum, undang-undang, ordonansi, atau peraturan apapun yang berlaku, termasuk tetapi tidak terbatas pada yang diterbitkan oleh Bank Indonesia, Lembaga Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) institusi, atau otoritas terkait lainnya, termasuk namun tidak terbatas pada institusi atau otoritas terkait aktivitas anti pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme.

i. sehubungan dengan ketentuan Pasal 8 Perjanjian ini, KLIEN wajib untuk bekerjasama dengan PERUSAHAAN, dalam hal terdapat permintaan data dan informasi, baik dari PERUSAHAAN, ataupun dari lembaga negara atau penegak hukum, untuk menyelesaikan sengketa atau klaim sehubungan dengan Aktivitas-Aktivitas Terlarang sebagaimana diatur dalam Pasal 7 Perjanjian ini;


2. KLIEN berhak untuk:

a. menggunakan Layanan Xfers yang diselenggarakan oleh PERUSAHAAN sesuai dengan syarat dan ketentuan Perjanjian dan Syarat dan Ketentuan Umum ini;

b. segera mendapatkan laporan mengenai Layanan Xfers dan Transaksi Berhasil yang akurat dan lengkap dari PERUSAHAAN dalam jangka waktu paling lambat 20 (dua puluh) menit sejak Perintah Penerimaan Dana dan Perintah Pengiriman Dana diberikan oleh KLIEN (“Laporan Transaksi”), untuk menghindari keragu-raguan laporan yang dimaksud dalam Pasal 3 ayat (2) huruf (b) Syarat dan Ketentuan Umum ini adalah laporan mengenai status transaksi, baik merupakan transaksi yang tertunda, berhasil atau ditolak, dan tidak akan diartikan laporan mengenai keberhasilan diterimanya dana oleh pihak yang dituju sebagaimana dimaksud dalam masing-masing Layanan Penerimaan Dana dan Layanan Pengiriman Dana sebagaimana relevan.

c. dalam hal Layanan Pengiriman Dana gagal atau belum diterima pada rekening Penerima sampai dengan berakhirnya hari di mana Perintah Pengiriman Dana diterima oleh PERUSAHAAN, memilih untuk: (i) memperoleh pengembalian secara penuh atas seluruh Dana dan Biaya Layanan dalam jangka waktu paling lambat 3 (tiga) Hari Kalender sejak tanggal diterimanya Perintah Pengiriman Dana dari KLIEN; atau (ii) memperoleh penyelesaian Layanan Pengiriman Dana agar Dana diterima pada rekening Penerima sesuai Perintah Pengiriman Dana dalam jangka waktu paling lambat 1 (satu) Hari Kalender sejak tanggal diterimanya Pengiriman Dana tersebut dari KLIEN.


4. HAK DAN KEWAJIBAN PERUSAHAAN 

1. Tanpa mengesampingkan kewajiban-kewajiban PERUSAHAAN lainnya berdasarkan Syarat dan Ketentuan Umum ini, PERUSAHAAN wajib untuk: 

a. memastikan ketersediaan sistem dan jaringan untuk penyediaan Layanan Xfers yang andal dan terjamin keamanan dan akurasinya kepada KLIEN sesuai dengan syarat dan ketentuan Syarat dan Ketentuan Umum ini; 

b. segera menyiapkan dan menyampaikan laporan mengenai Layanan Xfers dan Transaksi Berhasil secara akurat dan lengkap untuk kepentingan KLIEN dalam jangka waktu paling lambat 20 (dua puluh) menit sejak Perintah Penerimaan Dana dan Perintah Pengiriman Dana diberikan oleh KLIEN, untuk menghindari keragu-raguan laporan yang dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1) huruf (b) Syarat dan Ketentuan Umum ini adalah laporan mengenai status transaksi, baik merupakan transaksi yang tertunda, berhasil atau ditolak, dan tidak akan diartikan laporan mengenai keberhasilan diterimanya dana oleh pihak yang dituju sebagaimana dimaksud dalam masing-masing Layanan Penerimaan Dana dan Layanan Pengiriman Dana sebagaimana relevan.;

c. dalam hal Layanan Pengiriman Dana gagal atau belum diterima pada rekening Penerima sampai dengan berakhirnya hari di mana Perintah Pengiriman Dana diterima, segera memberitahukan kepada KLIEN dan kemudian melaksanakan instruksi yang diberikan oleh KLIEN sesuai dengan Pasal 3 ayat (2) huruf (c);

d. bertanggung jawab atas keamanan, kelancaran, dan kelayakan Layanan Xfers, termasuk perlindungan data pribadi, agar selalu dapat berjalan dengan baik, aman, layak, dan terkendali untuk digunakan oleh KLIEN sesuai dengan syarat dan ketentuan Syarat dan Ketentuan Umum ini;

e. menginformasikan kepada KLIEN mengenai ketersediaan proses transfer dari bank yang digunakan oleh KLIEN ke bank tujuan yang diinformasikan oleh KLIEN pada Pasal 3 ayat (1) butir (f), dengan ketentuan jika proses transfer tidak dapat dilakukan, maka Perintah Pengiriman Dana yang masuk ke sistem PERUSAHAAN akan dibatalkan dan Dana berikut dengan Biaya Layanan akan dikembalikan kepada KLIEN pada hari yang sama; dan 

f. memberitahu KLIEN dalam waktu 5 (lima) Hari Kalender sebelumnya secara tertulis apabila terdapat perbaikan atau pemeliharan jaringan, sistem, perangkat lunak dan/atau perangkat keras PERUSAHAAN yang dapat mempengaruhi kegiatan Layanan Xfers.


2. PERUSAHAAN berhak untuk: 

a. menerima pembayaran Biaya Layanan dari KLIEN sesuai dengan jumlah dan perhitungan yang tercantum pada Perjanjian; dan

b. menentukan batas limit transaksi harian Layanan Xfers yang dapat dilakukan KLIEN (“Limit Transaksi”) dari waktu ke waktu. Dalam hal PERUSAHAAN menentukan adanya Limit Transaksi kepada KLIEN, PERUSAHAAN akan melakukan pemberitahuan tertulis sebelumnya kepada KLIEN sebelum diberlakukannya Limit Transaksi tersebut (“Pemberitahuan Limit Transaksi”). Penggunaan KLIEN secara berkelanjutan atas Layanan Xfers setelah diberikannya Limit Transaksi, dan tidak adanya pemberitahuan tertulis untuk mengakhiri Layanan Xfers dalam waktu 7 (tujuh) Hari Kerja setelah diberikannya Pemberitahuan Limit Transaksi merupakan persetujuan KLIEN atas Limit Transaksi yang ditetapkan, dan oleh karenanya KLIEN tidak akan melakukan keberatan, tuntutan, gugatan, klaim atau dengan alasan apapun meminta pertanggung jawaban kepada PERUSAHAAN sehubungan dengan ditetapkannya Limit Transaksi.


3. Dalam hal Dana Dari Pihak Ketiga sehubungan Layanan Penerimaan Dana tidak dikirimkan oleh Pengirim, dikirimkan dengan jumlah yang tidak sesuai Perintah Penerimaan Dana atau belum diterima oleh PERUSAHAAN sampai dengan berakhirnya hari sebagaimana Perintah Penerimaan Dana diterima oleh PERUSAHAAN, dan tanpa kesalahan atau kekeliruan oleh PERUSAHAAN pada kejadian tersebut, PERUSAHAAN tidak akan memilki tanggung jawab untuk mengirimkan uang dalam jumlah berapapun kepada KLIEN, dan KLIEN tidak akan meminta PERUSAHAAN bertanggung jawab atas hal tersebut.


5. BIAYA LAYANAN

1. Biaya Layanan adalah dalam jumlah sebagaimana ditentukan pada Perjanjian.Biaya Layanan dapat dirubah berdasarkan kesepakatan bersama PARA PIHAK. PERUSAHAAN dapat mengusulkan untuk dilakukannya diskusi atau negosiasi untuk perubahan Biaya Layanan, PERUSAHAAN harus memberikan pemberitahuan tertulis 20 (dua puluh) hari sebelumnya kepada KLIEN.


2. Sehubungan dengan Layanan Pengiriman Dana, pembayaran Biaya Layanan oleh KLIEN akan dilakukan dengan metode penambahan uang yang ditransfer atau dipindah-bukukan oleh KLIEN pada setiap pentransferan atau pemindah-bukuan Dana ke rekening PERUSAHAAN sehubungan dengan Perintah Pengiriman Dana yang diberikan oleh KLIEN, sehingga yang akan ditransfer atau dipindah-bukukan oleh KLIEN adalah sejumlah Dana ditambah Biaya Layanan terkait.


3. Sehubungan dengan Layanan Penerimaan Dana, pembayaran Biaya Layanan oleh KLIEN akan dilakukan dengan metode pemotongan Dana Dari Pihak Ketiga sejumlah Biaya Layanan yang harus dibayarkan KLIEN kepada PERUSAHAAN sebelum Dana Dari Pihak Ketiga diterima pada Rekening KLIEN atau rekening tampungan KLIEN pada Rekening PERUSAHAAN. 


4. KLIEN memahami bahwa sehubungan dengan Layanan Penerimaan Dana, Biaya Layanan termasuk didalamnya biaya dari pihak ketiga yang mendukung PERUSAHAAN untuk tujuan memberikan Layanan Penerimaan Dana kepada KLIEN yang mana biaya tersebut dapat berubah dari waktu ke waktu oleh pihak ketiga tersebut yang akan mempengaruhi Biaya Layanan yang diberikan oleh PERUSAHAAN kepada KLIEN.

5. Jika Perintah Pengiriman Dana dari KLIEN gagal dilaksanakan atau belum diterima pada rekening Penerima sampai dengan berakhirnya hari di mana Perintah Pengiriman Dana diterima oleh PERUSAHAAN, PERUSAHAAN akan mengembalikan Dana dan Biaya Layanan ke atau rekening tampungan KLIEN pada Rekening PERUSAHAAN dalam waktu 5 (lima) Hari Kerja, setelah dan tunduk pada hasil investigasi dan konsultasi PERUSAHAAN dengan KLIEN. 


6. Untuk kepentingan perpajakan, PERUSAHAAN dapat,mengirimkan tagihan (invoice), faktur pajak dan dokumen lainnya yang secara wajar diperlukan sehubungan dengan Biaya Layanan untuk periode bulan sebelumnya kepada KLIEN, setiap bulan paling lambat pada tanggal 20. 


7. Dalam hal terdapat perbedaan pendapat di antara PARA PIHAK atau ketidaksesuaian mengenai Transaksi Berhasil atau pentransferan atau pemindahbukuan Dana Dari Pihak Ketiga, Dana dan/atau Biaya Layanan, PARA PIHAK akan dengan segera dan dengan itikad baik berdiskusi dan melakukan rekonsiliasi guna mencari penyelesaian atas hal-hal tersebut. PARA PIHAK mengakui data perbankan sebagai data yang sah yang dapat digunakan sebagai acuan rekonsiliasi. 


6. BIAYA DAN PAJAK

1. Kecuali ditentukan lain secara tegas dalam Syarat dan Ketentuan Umum ini, setiap PIHAK harus menanggung biaya dan pengeluaran yang ditanggung oleh PIHAK tersebut, termasuk namun tidak terbatas pada biaya pengacaranya sendiri dan biaya dari setiap pihak ketiga profesional lain yang dipekerjakan olehnya sehubungan dengan kerja sama yang dimaksud dalam Perjanjian dan Syarat dan Ketentuan Umum ini.


2. Kecuali ditentukan lain secara tegas dalam Perjanjian dan Syarat dan Ketentuan Umum ini, setiap pajak yang timbul dari atau sehubungan dengan Pajak dan Syarat dan Ketentuan Umum ini dan pelaksanaannya merupakan tanggung jawab masing-masing PIHAK sesuai dengan peraturan perundang-undangan perpajakan yang berlaku dari waktu ke waktu.


7. LARANGAN DALAM PENGGUNAAN LAYANAN XFERS 

Sehubungan dengan penggunaan Layanan Xfers, atau selama berlangsungnya interaksi KLIEN dengan PERUSAHAAN, para pengguna KLIEN, para pengguna PERUSAHAAN lainnya, atau pihak ketiga, KLIEN tidak akan: 

a. Melanggar Perjanjian ini atau setiap kebijakan atau pengaturan lainnya yang telah disepakati oleh KLIEN dengan PERUSAHAAN; 

b. Melanggar atau berupaya melanggar hukum, undang-undang, ordonansi, atau peraturan apa pun yang berlaku termasuk tetapi tidak terbatas pada undang-undang yang terkait dengan pencucian uang dan pendanaan terorisme, dan peraturan yang terkait dengan sanksi;

c. Melanggar hak cipta, paten, merek dagang, rahasia dagang atau hak kekayaan intelektual lainnya, atau hak publisitas atau privasi milik PERUSAHAAN atau pihak ketiga; 

d. Menjual barang atau menyediakan layanan yang (atas diskresi mutlak PERUSAHAAN tidak dikehendaki, meragukan atau tidak bermoral; 

e. Menggunakan layanan yang terkait dengan skema piramida atau ponzi, program matriks, skema “menjadi kaya dengan cepat” lainnya atau program pemasaran berjenjang (multi-level marketing) yang berisiko merugikan masyarakat (publik) atau pihak-pihak tertentu berdasarkan penilaian internal PERUSAHAAN; 

f. Memberikan Informasi palsu, tidak akurat atau menyesatkan; 

g. Melakukan aktivitas dan/atau transaksi yang berpotensi menipu atau mencurigakan; 

h. Menolak bekerja sama dalam suatu penyelidikan atau memberikan konfirmasi identitas KLIEN atau Informasi apa pun yang KLIEN berikan kepada PERUSAHAAN; 

i. Mengendalikan suatu rekening yang bertautan dengan rekening lain yang telah melakukan salah satu Aktivitas Terlarang ini; 

j. Menjalankan usaha KLIEN atau menggunakan Layanan dengan cara yang menimbulkan atau dapat menimbulkan keluhan, sengketa, Klaim, Reversal, Chargeback, biaya, denda, penalti dan tanggung jawab lainnya kepada PERUSAHAAN, para pengguna KLIEN, Para Pengguna PERUSAHAAN lainnya, atau pihak ketiga atau KLIEN;

k. Mengungkapkan atau membagikan informasi lainnya milik Pengguna PERUSAHAAN kepada pihak ketiga atau menggunakan Informasi tersebut untuk keperluan pemasaran, kecuali jika KLIEN memiliki izin untuk melakukannya; 

l. Mengirim surel yang tidak diminta (unsolicited email) kepada Pengguna PERUSAHAAN atau menggunakan Layanan untuk menagih pembayaran untuk mengirim, atau membantu mengirim, surel yang tidak diminta kepada pihak ketiga; 

m. Mengambil tindakan yang memberikan beban yang tidak wajar atau beban besar yang tidak proporsional terhadap infrastruktur kami; 

n. Memfasilitasi virus, trojan horse, worms atau rutinitas pemrograman komputer lainnya yang dapat merusak, secara merugikan mengganggu, secara diam-diam menyadap atau mengambil alih sistem, data atau Informasi apa pun; 

o. Menggunakan proxy anonim; 

p. Menggunakan robot, spider, perangkat automatik lainnya, atau proses manual untuk memantau atau menyalin platform/aplikasi kami tanpa izin tertulis kami sebelumnya; 

q. Menggunakan perangkat, perangkat lunak atau rutinitas apa pun untuk menghindari robot exclusion header kami, atau mengganggu atau berupaya mengganggu platform/aplikasi kami atau Layanan Xfers; atau

r. Mengambil tindakan apa pun yang dapat menyebabkan kami kehilangan salah satu layanan dari penyedia layanan Internet, pemroses pembayaran kami, atau pemasok lainnya.


8. TANGGUNG JAWAB KLIEN & TINDAKAN YANG DAPAT DIAMBIL OLEH PERUSAHAAN

1. Tanggung Jawab. Klien bertanggung jawab atas semua Reversal, Chargeback, klaim, biaya, denda, penalti dan tanggung jawab lainnya yang dialami oleh PERUSAHAAN, Para Pengguna PERUSAHAAN lainnya, atau pihak ketiga yang disebabkan oleh atau timbul dari pelanggaran Perjanjian ini oleh KLIEN, dan/atau penggunaan Layanan oleh KLIEN. KLIEN setuju untuk memberikan penggantian kepada PERUSAHAAN, Para Pengguna PERUSAHAAN lainnya, atau pihak ketiga atas setiap dan semua tanggung jawab tersebut. 

KLIEN juga bertanggung jawab atas penggunaan layanan dari penyedia layanan pihak ketiga kami dengan cara yang dilarang oleh mereka dalam perjanjian mereka dengan KLIEN, atau memberikan informasi yang tidak tepat atau tidak lengkap pada saat menggunakan layanan mereka. 


2. Penggantian atas Tanggung Jawab KLIEN. Jika KLIEN tidak bertanggung jawab atas setiap jumlah yang terutang kepada PERUSAHAAN, PERUSAHAAN dapat segera memindahkan jumlah tersebut dari Rekening KLIEN atau dalam rekening penampungan (escrow) milik KLIEN di Rekening PERUSAHAAN ke Rekening Perusahaan. Jika saldo Rekening Klien saat ini tidak mencukupi untuk memenuhi tanggung jawab KLIEN, PERUSAHAAN akan memindahkan sisa dana yang terdapat dalam Rekening KLIEN atau dalam rekening penampungan (escrow) milik KLIEN di Rekening PERUSAHAAN dan memberikan saldo negatif ke Rekening KLIEN atau rekening penampungan (escrow) milik KLIEN di Rekening PERUSAHAAN sampai dengan sisa jumlah tanggung jawab KLIEN, dan KLIEN harus menyetorkan ke Rekening KLIEN atau rekening penampungan (escrow) milik KLIEN di Rekening PERUSAHAAN sesegera mungkin untuk mengembalikan Rekening KLIEN atau rekening penampungan (escrow) milik KLIEN di Rekening PERUSAHAAN ke saldo nol atau positif, atau membayar PERUSAHAAN melalui metode alternatif yang disetujui oleh PERUSAHAAN. 

3. Tindakan-Tindakan oleh PERUSAHAAN – Aktivitas-Aktivitas Terlarang. Jika PERUSAHAAN, atas diskresi mutlaknya sendiri, meyakini bahwa KLIEN mungkin telah terlibat dalam Aktivitas Terlarang apa pun (bisa saja karena laporan resmi dari pihak mana pun yang disampaikan kepada PERUSAHAAN yang terkait dengan kecurigaan terhadap Aktivitas Terlarang), PERUSAHAAN dapat mengambil berbagai tindakan untuk melindungi PERUSAHAAN, perusahaan induk, anak perusahaan dan afiliasinya, atau Para Pengguna PERUSAHAAN lainnya, atau pihak ketiga dari Reversal, Chargeback, Klaim, biaya, denda, penalti dan tanggung jawab lainnya. Tindakan-tindakan yang dapat diambil termasuk tetapi tidak terbatas pada tindakan berikut ini: 

a. Kami dapat menutup, menghentikan sementara, atau membatasi akses KLIEN ke Rekening KLIEN atau dalam rekening penampungan (escrow) milik KLIEN di Rekening PERUSAHAAN; 

b. Kami harus menutup, menghentikan sementara, atau membatasi akses KLIEN ke Rekening KLIEN atau dalam rekening penampungan (escrow) milik KLIEN di Rekening PERUSAHAAN jika terdapat permintaan dari lembaga negara atau penegak hukum; 

c. Kami dapat menolak memberikan Layanan kepada KLIEN saat ini dan di masa depan; 

d. Kami dapat menolak memberikan Layanan kepada KLIEN saat ini dan di masa depan jika terdapat permintaan dari lembaga negara atau penegak hukum; 

e. Kami dapat menahan dana KLIEN selama jangka waktu yang secara wajar diperlukan untuk melindungi terhadap risiko tanggung jawab kepada PERUSAHAAN atau pihak ketiga, atau jika kami meyakini bahwa KLIEN melakukan aktivitas dan/atau transaksi yang berpotensi menipu atau mencurigakan; dan/atau 

f. Kami harus menahan dana KLIEN dan/atau selama jangka waktu yang secara wajar diperlukan untuk melindungi terhadap risiko tanggung jawab kepada PERUSAHAAN atau pihak ketiga, jika terdapat permintaan dari lembaga negara atau penegak hukum


4. Tindakan-Tindakan PERUSAHAAN – Penahanan (Holds). Penahanan berbasis risiko (Risk-based holds): PERUSAHAAN, atas diskresi mutlaknya, dapat memberlakukan penahanan terhadap setiap atau semua pembayaran/transfer yang KLIEN terima/kirim apabila PERUSAHAAN meyakini kemungkinan adanya risiko tinggi yang terkait dengan KLIEN, Rekening KLIEN, atau setiap atau semua transaksi KLIEN. Penetapan PERUSAHAAN dapat dibuat berdasarkan berbagai faktor dan PERUSAHAAN dapat mengandalkan informasi yang diterima olehnya dari pihak ketiga. Jika PERUSAHAAN memberlakukan penahanan terhadap suatu pembayaran/transfer, dananya akan terlihatsebagai “withheld balance” (saldo ditahan) milik KLIEN, dan status pembayaran/transfer akan menunjukkan penahanan tersebut, sebagai contoh dapat terlihat sebagai “Completed – Funds not yet available” (Selesai – Dana belum tersedia). PERUSAHAAN akan melepaskan penahanan atas pembayaran/transfer setelah 30 hari kalender mulai dari tanggal ketiga pembayaran/transfer tersebut diterima di dalam Rekening KLIEN atau rekening penampungan (escrow) milik KLIEN di Rekening PERUSAHAAN kecuali jika PERUSAHAAN memiliki alasan untuk terus menahan pembayaran seperti:

a. diterimanya suatu sengketa, klaim, Chargeback, atau Reversal, 

b. PERUSAHAAN meyakini bahwa KLIEN telah melanggar ketentuan-ketentuan Perjanjian ini atau kebijakan atau pengaturan lainnya apa pun dan bahwa pelanggaran tersebut mengakibatkan kebutuhan untuk terus menahan dana tersebut, atau 

c. PERUSAHAAN meyakini bahwa KLIEN mungkin melakukan aktivitas dan/atau transaksi yang berpotensi menipu atau mencurigakan.


Dalam hal tersebut, PERUSAHAAN dapat terus menahan pembayaran/transfer dalam Rekening Klien sampai masalah tersebut diselesaikan berdasarkan Perjanjian ini. PERUSAHAAN, atas diskresi mutlaknya, dapat melepaskan penahanan lebih cepat dalam keadaan-keadaan tertentu, contohnya ketika sengketa telah diselesaikan di antara pihak-pihak yang bersengketa


5. Tindakan-Tindakan PERUSAHAAN – Cadangan. PERUSAHAAN, atas diskresi mutlaknya sendiri, dapat memberlakukan Cadangan atas dana yang ditahan di Rekening KLIEN atau rekening penampungan (escrow) milik KLIEN di Rekening PERUSAHAAN apabila PERUSAHAAN meyakini bahwa kemungkinan terdapat risiko tinggi yang terkait dengan Rekening KLIEN atau dalam rekening penampungan (escrow) milik KLIEN di Rekening PERUSAHAAN. Jika PERUSAHAAN menempatkan Cadangan di Rekening KLIEN, transaksi-transaksi akan ditunjukkan “pending” (tertunda) atau “withheld” (ditahan) dalam saldo KLIEN, dan KLIEN tidak akan dapat mengakses dana yang berstatus “pending” (tertunda) atau “withheld” (ditahan) sampai transaksi-transaksi tersebut dinyatakan aman. Ketentuan-ketentuan Cadangan dapat mensyaratkan agar persentase tertentu dari jumlah yang diterima di dalam Rekening KLIEN atau rekening penampungan (escrow) milik KLIEN di Rekening PERUSAHAAN ditahan selama jangka waktu tertentu, atau agar uang dalam jumlah tertentu ditahan dalam Cadangan, atau hal lainnya yang dianggap perlu oleh PERUSAHAAN untuk melindungi terhadap risiko yang terkait dengan Rekening KLIEN atau rekening penampungan (escrow) milik KLIEN di Rekening PERUSAHAAN. PERUSAHAAN dapat mengubah ketentuan-ketentuan Cadangan tersebut sewaktu-waktu dengan memberikan pemberitahuan tentang ketentuan-ketentuan baru kepada KLIEN.


9. PERNYATAAN DAN JAMINAN

1. Pada Tanggal Berlaku dan setiap waktu selama berlangsungnya Perjanjian dan Syarat dan Ketentuan Umum ini, suatu PIHAK menyatakan dan menjamin kepada PIHAK lainnya hal-hal sebagai berikut:

a. telah didirikan dan berada secara sah dan patut berdasarkan hukum yurisdiksi pendiriannya. 

b. Orang yang untuk dan atas namanya menandatangani Perjanjian ini adalah perwakilannya yang memiliki kuasa dan wewenang berdasarkan anggaran dasar dan hukum yang berlaku untuk menandatangani Perjanjian ini dan mengikatkan dirinya pada seluruh syarat dan ketentuan dalam Perjanjian dan Syarat dan Ketentuan Umum ini. 

c. Penandatanganan dan pelaksanaan serta transaksi atau kerja sama yang diatur dalam Perjanjian dan Syarat dan Ketentuan Umum ini tidak dan tidak akan melanggar atau bertentangan dengan ketentuan dalam suatu perjanjian atau di mana ia merupakan pihak di dalamnya atau yang mengikat dirinya, peraturan perundang-undangan yang berlaku, dan/atau untuk badan usaha atau badan hukum, ketentuan anggaran dasar dan dokumen korporasi nya.

d. Perjanjian telah secara patut ditandatangani olehnya dan berlaku secara sah dan mengikatnya, dan dapat dilaksanakan terhadapnya sesuai dengan syarat dan ketentuan di dalamnya.

e. Ia tidak berada dalam keadaan atau proses menuju keadaan pailit, permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang, dan/atau untuk badan usaha atau badan hukum likuidasi atau pembubaran. 

f. Tidak terdapat suatu (atau potensi) tuntutan, gugatan, atau proses persidangan yang tertunda yang secara material dapat mempengaruhi kemampuannya untuk melaksanakan kewajibannya berdasarkan Perjanjian dan Syarat dan Ketentuan Umum ini pada saat penandatanganan Perjanjian


2. Pernyataan-pernyataan dan jaminan-jaminan tersebut di atas dianggap diberikan oleh PIHAK tersebut dengan merujuk kepada fakta dan keadaan yang ada (sebagaimana relevan).


10. KEBERLAKUAN DAN BERAKHIRNYA PERJANJIAN

1. Perjanjian dan Syarat dan Ketentuan Umum ini berlaku efektif untuk jangka waktu 1 (satu) tahun terhitung sejak Tanggal Berlaku (“Periode Komitmen Minimum”) dan tidak dapat diakhiri sebelum berakhirnya Periode Komitmen Minimum, dan akan tetap berlaku efektif sampai dengan terdapat pemberitahuan tertulis dari suatu PIHAK kepada PIHAK lainnya untuk tidak memperpanjang jangka waktu Perjanjian sekurang-kurangnya 25 (dua puluh lima) Hari Kerja sebelum tanggal pengakhiran Perjanjian yang diajukan. 


2. Perjanjian dapat diakhiri lebih awal sebelum berakhirnya jangka waktu Periode Komitmen Minimum Sebagaimana disebutkan pada ayat 1, dalam hal:

a. terdapat kesepakatan tertulis yang ditandatangani oleh PARA PIHAK untuk mengakhiri Perjanjian; atau

b. salah satu PIHAK dibubarkan atau dilikuidasi baik atas kemauannya sendiri maupun atas permintaan pihak lain, sepanjang pembubaran demikian bukan merupakan akibat dari penggabungan (merger) atau peleburan (konsolidasi) dengan cara memberikan pemberitahuan tertulis kepada PIHAK lainnya dalam 25 (dua puluh lima) Hari Kerja sebelumnya.


3. PARA PIHAK akan secara bersama-sama dengan itikad baik meninjau kelanjutan pelaksanaan Perjanjian baik (i) secara rutin (per semester), ataupun (ii) sewaktu-waktu atas dasar keadaan tertentu, dalam hal terjadi satu atau lebih dari peristiwa berikut:

a. salah satu PIHAK melanggar suatu ketentuan dalam Perjanjian dan Syarat dan Ketentuan Umum iniatau tidak dapat memenuhi salah satu atau lebih kewajiban-kewajibannya yang bersifat material yang ditetapkan dalam Perjanjian dan Syarat dan Ketentuan Umum ini dan hal tersebut tidak dapat diperbaiki oleh PIHAK tersebut dalam jangka waktu yang layak; atau

b. pernyataan dan/atau jaminan yang bersifat material yang diberikan oleh salah satu PIHAK dalam Perjanjian ini tidak benar.


4. Pengakhiran atau berakhirnya Perjanjian (i) tidak melepaskan atau menghapus kan hak-hak dan kewajiban-kewajiban dari PARA PIHAK yang telah ada sebelum pengakhiran atau berakhirnya Perjanjian , sehingga kewajiban tersebut harus segera dipenuhi dalam jangka waktu paling lambat 14 (empat belas) Hari Kalendar setelah tanggal berlaku efektifnya pengakhiran atau berakhirnya Perjanjian, dan (ii) tidak mempengaruhi hak dan kewajiban PARA PIHAK yang secara tegas diatur berlaku atau tetap berlaku setelah pengakhiran atau berakhirnya Perjanjian. 


5. Untuk pengakhiran Perjanjian ini, PARA PIHAK sepakat untuk mengesampingkan keberlakuan Pasal 1266 Kitab Undang-undang Hukum Perdata sepanjang mengenai diperlukannya putusan atau penetapan pengadilan dalam pengakhiran Perjanjian, sehingga pengakhiran Perjanjian Dengan alasan sebagaimana diatur dalam Perjanjian Secara sah cukup dilakukan dengan kesepakatan tertulis PARA PIHAK dan tidak memerlukan putusan atau penetapan Hakim.


11. GANTI KERUGIAN

1. Berkaitan dengan Perjanjian, Syarat dan Ketentuan Umum ini dan pelaksanaannya, apabila di kemudian hari terjadi kerugian, gugatan, dan/atau tuntutan, yang timbul dari atau sehubungan dengan kelalaian berat (gross negligence) atau kesalahan yang disengaja (willful misconduct) oleh salah satu PIHAK yang mengakibatkan (i) pelanggaran kewajiban atau janji yang bersifat material yang diatur dalam Perjanjian atau Syarat dan Ketentuan Umum ini, dan/atau (ii) keadaan tidak benar atau tidak lengkap atau tidak akuratnya suatu pernyataan atau jaminan yang bersifat material yang tertuang dalam Perjanjian ini (“Pihak Yang Melanggar”), maka Pihak Yang Melanggar akan membebaskan PIHAK lainnya dari kerugian, gugatan, dan/atau tuntutan tersebut, dan selanjutnya Pihak Yang Melanggar akan bertanggung jawab sepenuhnya terhadap kerugian, gugatan dan/atau tuntutan hukum tersebut.


2. KLIEN setuju apabila di kemudian hari terjadi kerugian, gugatan, dan/atau tuntutan di masa depan , yang semata-mata timbul atau sehubungan dari kesalahan atau kelalaian KLIEN dalam memasukan rincian rekening Penerima sehubungan dengan Layanan Pengiriman Dana, KLIEN akan membebaskan PERUSAHAAN dari kerugian, gugatan, dan/atau tuntutan tersebut dan tidak akan menuntut kompensasi atau ganti kerugian dalam bentuk apapun dari PERUSAHAAN. 


3. PERUSAHAAN menyetujui apabila terjadi kerugian, gugatan, dan/atau tuntutan di masa depan, yang semata-mata timbul atau sehubungan dari kesalahan atau kelalaian PERUSAHAAN dalam memproses Layanan Pengiriman Dana, dengan ketentuan bahwa kesalahan atau kelalaian tersebut semata-mata terjadi karena kesalahan dan kelalaian dari PERUSAHAAN, dan bukan terjadi dikarenakan kesalahan atau kelalaian platform atau sistem KLIEN saat menyediakan instruksi untuk PERUSAHAAN sehubungan dengan Layanan Pengiriman Dana , PERUSAHAAN akan membebaskan KLIEN dari kerugian, gugatan, dan/atau tuntutan tersebut dan tidak akan menuntut kompensasi atau ganti kerugian dalam bentuk apapun dari CLIENT. 


12. KERAHASIAAN

1. Setiap PIHAK (“Pihak Pemberi”) dapat memberikan Informasi Rahasia kepada PIHAK lainnya (“Pihak Penerima”) sehubungan dengan pelaksanaan Perjanjian dan Syarat dan Ketentuan Umum ini. PARA PIHAK sepakat bahwa pemberian, penerimaan, penggunaan, dan/atau pengungkapan Informasi Rahasia tersebut dilakukan sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Pasal ini.


2. “Informasi Rahasia” berarti semua data, dokumen, keterangan dan/atau informasi dalam bentuk apapun, baik secara lisan, tertulis maupun dalam format elektronik atau media lainnya, yang berkaitan dengan Perjanjian, Syarat dan Ketentuan Umum ini, dan pelaksanaannya yang diperoleh Pihak Penerima baik secara langsung atau tidak langsung, termasuk namun tidak terbatas pada keberadaan Perjanjian dan Syarat Ketentuan Umum ini, syarat dan ketentuan Perjanjian dan Syarat dan Ketentuan Umum ini, informasi yang berkaitan dengan bisnis, keadaan keuangan, rencana, strategi, metode, pengetahuan, pemasok, pelanggan, tenaga kerja, pengoperasian, harga, pemasaran, informasi teknis, ketenagakerjaan, perjanjian, investasi, kepemilikan saham, aksi korporasi, kepengurusan serta semua informasi dalam bentuk apapun yang berkaitan dengan Pihak Pemberi dan afiliasinya, yang diungkapkan oleh atau atas nama Pihak Pemberi kepada Pihak Penerima atau direktur, komisaris, pemegang saham, karyawan, penasihat, konsultan, dan/atau agen dari Pihak Penerima (“Perwakilan”). 


3. Tidak termasuk sebagai Informasi Rahasia adalah data, dokumen, keterangan dan/atau informasi yang mana dapat dibuktikan secara tertulis oleh Pihak Penerima:

a. pada saat penerimaannya telah menjadi milik publik (public domain) tanpa adanya pelanggaran oleh Pihak Penerima atau Perwakilannya;

b. telah diketahui oleh Pihak Penerima pada saat diberikan oleh Pihak Pemberi;

c. telah diperoleh dari pihak ketiga yang telah memperolehnya secara sah dan memiliki hak untuk mengungkapkan; 

d. dikembangkan sendiri oleh Pihak Penerima tanpa menggunakan atau merujuk pada Informasi Rahasia milik Pihak Pemberi. 


4. Pihak Penerima sepakat untuk tidak menggunakan, memanfaatkan, mengungkapkan, kecuali untuk tujuan Perjanjian , Informasi Rahasia apapun yang diberikan oleh Pihak Pemberi kepada orang atau badan manapun, dan Pihak Penerima akan melakukan semua tindakan-tindakan pencegahan yang wajar untuk mencegah terjadinya pelanggaran atau kelalaian dalam pengungkapan, penggunaan, pembuatan salinan, pemindahan dan/atau pengalihan Informasi Rahasia tersebut.


5. Ketentuan Pasal ini tidak berlaku untuk pengungkapan Informasi Rahasia yang dilakukan dengan kondisi sebagai berikut: 

a. pengungkapan yang dipersyaratkan oleh hukum atau peraturan perundang-undangan yang berlaku atau diminta oleh suatu institusi, badan pemerintahan atau badan peradilan yang berwenang berdasarkan hukum atau peraturan perundang-undangan yang berlaku dimana Pihak Penerima tunduk terhadapnya dengan ketentuan bahwa pengungkapan tersebut akan, sepanjang dapat dilaksanakan, dibuat setelah berkonsultasi dengan Pihak Pemberi dan setelah turut mempertimbangkan persyaratan yang wajar dari Pihak Pemberi terkait waktu, isi dan cara untuk mengungkapkannya;

b. pengungkapan kepada auditor, konsultan hukum dan/atau institusi profesional dalam rangka pelaksanaan Perjanjian dan Syarat dan Ketentuan Umum ini, dan bukan untuk tujuan lainnya dan atas dasar bahwa ketentuan Pasal ini juga berlaku terhadap pengungkapan oleh auditor, konsultan hukum dan/atau institusi profesional tersebut;

c. pengungkapan kepada Perwakilan Pihak Penerima yang karena tugas dan fungsinya mengharuskannya mendapatkan data, dokumen, keterangan dan/atau informasi untuk tujuan dari Perjanjian Tersebut dan atas dasar bahwa ketentuan Pasal ini juga harus berlaku terhadap setiap pengungkapan yang dilakukan oleh Perwakilannya tersebut 

d. sepanjang data, dokumen, keterangan dan/atau informasi tersebut telah diungkapkan oleh, atau disetujui untuk diungkapkan oleh, Pihak Pemberi. 


6. Pihak Penerima setuju dan mengakui bahwa pelanggaran atas ketentuan kerahasiaan berdasarkan Perjanjian atau Syarat dan Ketentuan Umum ini dapat mengakibatkan kerugian, kerusakan, dan kehilangan yang tidak dapat diperbaiki kembali pada Pihak Pemberi, dan bahwa Pihak Pemberi dapat mengupayakan tindakan-tindakan tertentu atas pelanggaran tersebut di samping upaya-upaya hukum lainnya yang dimiliki atau dapat dimiliki berdasarkan hukum dan/atau peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk namun tidak terbatas pada putusan sela atau gugatan ganti rugi, untuk tujuan menghentikan dan/atau memitigasi dampak dari kebocoran Informasi Rahasia atau pelanggaran atau potensi pelanggaran kewajiban kerahasiaan berdasarkan Perjanjian atau Syarat dan Ketentuan Umum ini. Pihak Penerima berjanji untuk dengan itikad baik bekerja sama dengan Pihak Pemberi secara penuh sehubungan dengan hal-hal yang disebutkan di atas.


7. Ketentuan-ketentuan yang diatur dalam Pasal ini akan tetap berlaku terus menerus dan mengikat PARA PIHAK selama Jangka Waktu Perjanjian ini dan untuk waktu 2 (dua) tahun setelah berakhirnya atau pengakhiran Perjanjian ini. 


13. HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL

1. Setiap hak kekayaan intelektual yang dimiliki oleh masing-masing PIHAK (“HKI Bawaan”) berdasarkan hukum yang berlaku akan tetap menjadi milik PIHAK yang bersangkutan. Tidak ada ketentuan dalam Perjanjian dan Syarat dan Ketentuan Umum ini yang dapat dianggap atau diartikan atau berlaku sebagai pemberian atau pengalihan hak atau lisensi terkait HKI Bawaan dari suatu PIHAK kepada PIHAK lainnya, kecuali dinyatakan lain secara tegas secara tertulis atau berdasarkan persetujuan tertulis PIHAK yang bersangkutan.


2. Setiap pemberitahuan atau publikasi data dan informasi yang timbul dari atau sehubungan dengan pelaksanaan Perjanjian dan Syarat dan Ketentuan Umum ini dapat dilakukan berdasarkan kesepakatan PARA PIHAK. 


14. KEADAAN KAHAR

1. Tidak ada PIHAK yang bertanggung jawab atas keterlambatan atau kegagalan pemenuhan kewajibannya berdasarkan Perjanjian atau Syarat dan Ketentuan Umum ini apabila disebabkan karena Keadaan Kahar. 


2. “Keadaan Kahar” dapat diartikan sebagai suatu peristiwa atau keadaan yang secara wajar berada di luar kendali suatu PIHAK, di mana ia secara wajar tidak dapat mencegah atau mengatasinya, termasuk namun tidak terbatas pada, bencana alam, banjir, kebakaran, epidemi, perang (baik dideklarasikan atau tidak), pemberontakan, konflik bersenjata, huru hara atau kerusuhan, kudeta, revolusi, tindakan terorisme, sabotase, tindakan kriminal, ledakan nuklir, gangguan listrik, sistem, atau jaringan pihak ketiga, atau perubahan kebijakan pemerintah atau peraturan perundang-undangan yang secara wajar dan material mempengaruhi kemampuan PIHAK tersebut untuk memenuhi kewajibannya berdasarkan Perjanjian atau Syarat dan Ketentuan Umum ini.


3. PIHAK yang mengalami Keadaan Kahar wajib menyampaikan pemberitahuan tertulis tentang terjadinya Keadaan Kahar tersebut kepada PIHAK lainnya dalam jangka waktu 14 (empat belas) Hari Kalender setelah terjadinya Keadaan Kahar tersebut beserta bukti-bukti yang layak atas terjadinya Keadaan Kahar tersebut. 


4. Apabila PIHAK yang mengalami Keadaan Kahar tersebut lalai untuk memberitahukan kepada PIHAK lainnya dalam kurun waktu sebagaimana dimaksud dalam ayat 3 di atas, maka Keadaan Kahar dimaksud dianggap tidak pernah terjadi dan seluruh kerugian, risiko dan konsekuensinya yang mungkin timbul menjadi beban dan tanggung jawab PIHAK yang mengalami Keadaan Kahar tersebut. 


15. HUKUM YANG BERLAKU DAN PENYELESAIAN PERSELISIHAN

1. Perjanjian dan Syarat dan Ketentuan Umum ini tunduk pada dan ditafsirkan menurut hukum Negara Republik Indonesia.


2. PARA PIHAK sepakat bahwa setiap sengketa atau perselisihan yang timbul sehubungan dengan Perjanjian dan Syarat dan Ketentuan Umum ini, antara lain perihal keberadaan, keabsahan, penafsiran, atau pelaksanaannya (“Perselisihan”) akan diselesaikan secara musyawarah mufakat terlebih dahulu antara PARA PIHAK dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) Hari Kalender sejak tanggal diterimanya pemberitahuan tertulis oleh salah satu PIHAK dari PIHAK lainnya mengenai timbulnya Perselisihan.


3. PARA PIHAK sepakat bahwa dalam hal Perselisihan tidak dapat diselesaikan melalui musyawarah mufakat dalam jangka waktu sebagaimana disebutkan pada ayat (2) di atas, maka Perselisihan akan diselesaikan dan diputus melalui Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. 


16. PEMBERITAHUAN / KORESPONDENSI

1. Setiap pemberitahuan, korespondensi dan komunikasi lainnya berdasarkan atau sehubungan dengan Perjanjian dan Syarat dan Ketentuan Umum ini harus dibuat secara tertulis dalam Bahasa Indonesia yang mana dapat dibuatkan juga versi Bahasa Inggris atau bahasa lainnya sebagaimana dianggap perlu dan diserahkan langsung termasuk melalui kurir, atau dikirimkan melalui pos tercatat atau surat elektronik (e-mail) ke alamat sebagaimana ditentukan di dalam Perjanjian ini. 


2. Setiap pemberitahuan, korespondensi atau komunikasi lainnya akan dianggap telah diserahkan secara patut: 

a. pada tanggal diserahkan dalam hal dikirimkan melalui penyerahan langsung atau kurir, yang dibuktikan dengan tanda tangan penerima pada buku pengantar surat atau tanda terima yang diterbitkan oleh pengirim;

b. tiga (3) Hari Kerja setelah dimasukkan ke pos tercatat, dalam hal dilakukan melalui pos tercatat, yang dibuktikan dengan resi pengiriman pos tercatat;

c. pada tanggal pengiriman, dalam hal dilakukan melalui surat elektronik, yang dibuktikan dengan status terkirim dan tidak adanya notifikasi kegagalan penerimaan.


3. Dalam hal terjadi perubahan detil korespondensi yang disebutkan pada Perjanjian atau detil korespondensi terakhir yang tercatat pada masing-masing PIHAK, maka perubahan tersebut harus diberitahukan secara tertulis kepada PIHAK lainnya selambat-lambatnya 5 (lima) Hari Kerja sebelum berlakunya perubahan detil korespondensi yang dimaksud. Jika perubahan detil korespondensi tersebut tidak diberitahukan, maka pemberitahuan atau komunikasi lainnya berdasarkan Perjanjian dan Syarat dan Ketentuan Umum ini dianggap telah diberikan sebagaimana mestinya dengan dikirimkannya ke detil korespondensi yang disebutkan pada Perjanjian atau alamat terakhir yang tercatat pada PIHAK lainnya. 


17. BAHASA

Perjanjian dan Syarat dan Ketentuan Umum ini ditandatangani dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dan apabila terdapat inkonsistensi antara versi Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, sejauh yang diperkenankan menurut hukum, versi Bahasa Indonesia harus diutamakan berlaku, dan terjemahan Bahasa Inggris akan disesuaikan untuk merefleksikan kesepakatan pada bahasa yang mengatur.


18. LAIN-LAIN

1. Perjanjian dan Syarat dan Ketentuan Umum ini merupakan keseluruhan kesepakatan antara PARA PIHAK dan menggantikan atau membatalkan seluruh kesepakatan terdahulu antara PARA PIHAK, baik dalam bentuk lisan maupun tertulis, sehubungan dengan hal-hal yang diatur dalam Perjanjian dan Syarat dan Ketentuan Umum ini. 


2. Segala hal yang belum atau belum cukup diatur dalam Perjanjian dan setiap perubahan atau penambahan terhadap Perjanjian harus dibuat secara tertulis dan ditandatangani oleh PARA PIHAK. Setiap perubahan atau penambahan Perjanjian dan lampiran pada Perjanjian merupakan satu kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari Perjanjian. 


3. Tidak ada pelanggaran terhadap perjanjian, kesepakatan, jaminan, atau pernyataan apapun yang akan dianggap dikesampingkan kecuali secara tegas dikesampingkan secara tertulis oleh PIHAK yang dapat menyatakan pelanggaran tersebut.


4. Tidak ada kegagalan atau keterlambatan dalam melaksanakan segala hak, kekuasaan, atau upaya hukum oleh suatu PIHAK yang akan berlaku sebagai pengesampingan. Pelaksanaan sebagian atau seluruh hak, kekuasaan, atau upaya hukum tidak menghalangi setiap pelaksanaan lainnya atau lebih lanjut dari hak tersebut atau hak-hak, kekuasaan, atau upaya hukum lainnya.


5. Apabila suatu ketentuan apapun dari Perjanjian dan Syarat dan Ketentuan Umum ini dianggap tidak sah, tidak berlaku atau tidak dapat dilaksanakan, maka ketentuan tersebut (selama tidak sah, tidak berlaku atau tidak dapat dilaksanakan) tidak akan memiliki kekuatan dan dianggap tidak dimasukkan dalam Perjanjian atau Syarat dan Ketentuan Umum ini tanpa membuat tidak sah, tidak berlaku atau tidak dapat dilaksanakannya ketentuan apapun lainnya dalam Perjanjian atau Syarat dan Ketentuan Umum. PARA PIHAK akan dengan segera menggunakan seluruh upaya terbaiknya untuk menggantikan ketentuan yang tidak sah, tidak berlaku atau tidak dapat dilaksanakan tersebut dengan suatu ketentuan pengganti yang sah, berlaku dan dapat dilaksanakan, yang mana dampaknya akan sedapat mungkin mendekati dampak yang diinginkan atau dimaksudkan dari ketentuan yang tidak sah, tidak berlaku atau tidak dapat dilaksanakan tersebut.


6. Klien tidak dapat mengalihkan hak dan/atau kewajibannya sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian atau Syarat dan Ketentuan Umum ini, kecuali dengan persetujuan tertulis dari PERUSAHAAN.


7. Selama jangka waktu dari Perjanjian dan setelah pengakhiran atau berakhirnya, dengan atau tanpa sebab, dari Perjanjian atau Syarat dan Ketentuan Umum, PARA PIHAK setuju untuk tidak mengambil tindakan yang dimaksudkan atau dapat diharapkan, secara langsung atau tidak langsung, untuk merugikan PIHAK lain dalam bentuk apapun termasuk namun tidak terbatas terhadap kegiatan usahanya atau reputasi nya atau dimana secara wajar dapat menyebabkan publikasi yang tidak diinginkan atau tidak menguntungkan ke PIHAK lainnya. Dalam hal terjadi pelanggaran terhadap ketentuan ini, kerugian atau kerugian yang akan terjadi kepada nilai dan goodwill dari bisnis pihak yang tidak melanggar yang tidak dapat secara layak atau memadai dikompensasi dalam tindakan hukum. Oleh karena itu PIHAK yang melanggar secara tegas mengakui bahwa PIHAK yang tidak melanggar berhak atas suatu tindakan pemulihan yang jelas, ganti rugi atau upaya pemulihan yang adil dari PIHAK yang melanggar tanpa adanya ikatan terdahulu, dalam hal terjadi pelanggaran atau ancaman pelanggaran terhadap ketentuan dalam Pasal ini.


8. Perjanjian dapat ditandatangani secara manual atau secara elektronik melalui sistem elektronik, yang mana penandatanganan dengan cara manapun akan dianggap berlaku dan memiliki kekuatan hukum. Dalam hal penandatanganan secara elektronik bermasalah atau tidak berlaku berdasarkan hukum atau peraturan perundang-undangan, PARA PIHAK akan dengan segera dan itikad baik mengambil segala tindakan dan upaya yang diperlukan untuk memastikan keberlakuan Perjanjian dan Syarat dan Ketentuan Umum ini, termasuk menandatangani Perjanjian secara manual. Sehubungan dengan penandatanganan secara elektronik, setiap PIHAK dengan itikad baik setuju untuk tidak akan melakukan hal-hal berikut ini (dan tidak akan mengizinkan atau membantu pihak manapun) dengan cara apa pun dan/atau dalam forum di yurisdiksi manapun: (i) menentang keabsahan dari, atau mengajukan atau mengusulkan keberatan terhadap, Perjanjian atau Syarat dan Ketentuan Umum ini atau transaksi-transaksi yang dimaksudkan dalam Perjanjian dan Syarat dan Ketentuan Umum; (ii) melakukan pembelaan atas tidak dilaksanakannya Perjanjian atau Syarat dan Ketentuan Umum ini atau pelanggaran kewajibannya dalam Perjanjian atau Syarat dan Ketentuan Umum ini; dan/atau (iii) menyatakan, menggugat, menuntut dan/atau mengklaim bahwa Perjanjian atau Syarat dan Ketentuan Umum ini (a) bertentangan dengan kebijakan pemerintah, dan/atau (b) bukan merupakan kewajibannya yang sah, berlaku, dan mengikat, dan dapat diberlakukan terhadapnya berdasarkan ketentuan-ketentuannya.


9. Lampiran-lampiran yang terdapat dalam Syarat dan Ketentuan Umum ini merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dan mempunyai kekuatan hukum yang sama serta mengikat seperti halnya Pasal-Pasal lain dalam Syarat dan Ketentuan Umum ini.


LAMPIRAN

KETENTUAN TEKNIS PELAKSANAAN LAYANAN XFERS


Ketentuan Umum

Limit per transaksi Xfers Services sebesar Rp50.000.000.


Service Level Agreement (SLA)

1. Transaksi yang diterima oleh PERUSAHAAN setelah pukul 22.00 hingga 07.00 Waktu Jakarta hanya akan diproses pada pukul 07.00 Waktu Jakarta melalui API dengan waktu pemrosesan 20-30 menit dengan ketentuan bahwa tidak ada gangguan pada bank rekanan. 

2. Dana Dari Pihak Ketiga sehubungan  Layanan Penerimaan Dana dan Dana sehubungan dengan Layanan Pengiriman Dana  akan dianggap telah diproses oleh PERUSAHAAN ketika KLIEN mendapatkan Laporan Transaksi.


Perlindungan Konsumen

1. PERUSAHAAN akan memastikan setiap pengguna PERUSAHAAN telah terverifikasi sesuai dengan prosedur Know Your Customer (KYC) yang telah ditetapkan oleh PERUSAHAAN.

2. PERUSAHAAN memberikan kesetaraan akses kepada semua pengguna PERUSAHAAN. Adapun prosedur pelayanan kesetaraan akses tersebut antara lain:

a. PERUSAHAAN sudah melakukan pengujian website PERUSAHAAN di 10 peramban, yaitu Mozilla Firefox, Google Chrome, Opera, UC Browser, Dolphin Browser, Baidu Browser, Internet Explorer, Microsoft Edge, Safari, dan Android Browser;

b. PERUSAHAAN sudah mendukung tampilan versi mobile.

c. PERUSAHAAN memberlakukan mekanisme antrian dalam memproses pengiriman uang sesuai dengan waktu konfirmasi transfer dari pengguna.

3. PERUSAHAAN bertanggung jawab kepada pengguna atas kerugian yang timbul karena kesalahan dari pihak PERUSAHAAN.

4. PERUSAHAAN menunjukkan status pengiriman uang secara real time ke setiap pengguna.

5. PERUSAHAAN menyediakan sarana FAQ, tutorial, dan fitur chat yang dapat memudahkan konsumen mendapat informasi. 

6. PERUSAHAAN sigap selama waktu operasional untuk menyelesaikan kesalahan sistem yang terjadi, menerima pengaduan, serta menyelesaikan pengaduan.

7. PERUSAHAAN menyediakan fitur chat dan email yang berfungsi sebagai media komunikasi dan layanan pengaduan antara pengguna dengan admin selama waktu operasional.

8. PERUSAHAAN menginformasikan terlebih dahulu segala perubahan dari kebijakan layanan PERUSAHAAN melalui e-mail dan pop up yang muncul pada halaman website PERUSAHAAN.

9. PERUSAHAAN akan membatalkan transaksi yang tidak dikonfirmasi dalam waktu 3x24 jam setelah transaksi dibuat. Adapun PERUSAHAAN akan secara segera memberikan informasi pembatalan transaksi melalui e-mail aktif yang didaftarkan pengguna. 

10. PERUSAHAAN berkomitmen penuh terhadap peraturan perundangan yang mengatur perlindungan konsumen.


Tata Cara dan Mekanisme Penyelesaian Pengaduan 

Pengaduan dapat dilakukan melalui kanal komunikasi PERUSAHAAN, yaitu chat, e-mail, Slack, WhatsApp, dan contact person PERUSAHAAN pada jam 09.30 - 18.30 Waktu Jakarta pada Hari Kerja.


Respon Insiden

Klasifikasi Keparahan Insiden



Daftar Bank Rekanan PERUSAHAAN